Penyalahgunaan Visa Haji, Ketua DPR: Telusuri dan Tindak Tegas

4
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (BIRO PEMBERITAAN PARLEMEN DPR RI)

Jakarta 4/9– Temuan di lapangan menunjukkan beberapa jemaah Indonesia berhaji menggunakan visa mujamalah/haji furoda, visa ziarah, dan amil (pekerja). Demikian hasil temuan Kasi Pengawasan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Daker Madinah.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Agama (Kemenag) melalui Kepala Bidang pengawasan PIHK untuk segera melakukan penelusuran kepada pihak-pihak yang membawa jemaah tersebut atau yang menyalahgunakan visa ziarah/visa amil untuk haji, serta menindak tegas pihak yang terlibat sesuai hukum positif yang berlaku.

“Mendorong Kemenag melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) dan Kepala Bidang pengawasan PIHK untuk melakukan pengecekan perizinan serta standar pelayanan minimal (SPM) kepada setiap travel/PIHK, guna mencegah terjadinya penipuan dan memastikan pelayanan yang diberikan kepada calon jemaah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Bamsoet dalam pernyataan di Jakarta Rabu (5/9/2019)

Kemenag melalui Ditjen PHU agar menginformasikan travel-travel nakal kepada masyarakat serta mencabut izin operasionalnya guna memberikan rasa aman kepada para calon jemaah haji/umrah.

Mengimbau kepada masyarakat apabila ada tawaran haji di luar visa haji untuk tidak mudah percaya dengan tawaran oknum yang tidak bertanggung jawab serta agar lebih cermat dan teliti dalam memilih travel haji/PIHK yang terdaftar, demikian Ketua DPR. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here